daftar sekarang

Cara Menghadapi Bos Pemarah

Menghadapi bos yang pemarah tidaklah mudah, dibutuhkan lebih dari kesabaran untuk mengatasinya. Seorang bos kadang-kadang marah ke kita adalah wajar. Namun jika terlalu sering marah apalagi marahnya dibuat-buat bisa membuat kita makan hati bukan? Cara termudah jika mempunyai bos seperti ini tentulah kabur (resign) dan mencari pekerjaan yang lain. Tapi bagaimana jika anda sangat tergantung dengan pekerjaan yang anda jalani saat ini (gaji besar, fasilitas dan tunjangan menjanjikan) sementara atasan anda seorang yang pemarah? Baiklah, berikut ini sedikit tips yang mungkin bisa membantu anda menghadapi bos pemarah.

1. Tetap bersikap dan bertingkah laku baik dan santun.
Anggaplah pekerjaan anda saat ini merupakan anugerah sehingga aura positif akan selalu memancar dari dalam diri anda.

2. Selalu persiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk saat bekerja (dipanggil bos dan dimarahi).
Namun saat seperti ini tetaplah santai dan jangan sampai terbawa emosi.

3. Dengarkan omelan bos dan ambil sisi positifnya sementara perkataan yang kasar masukkan dari telinga kiri dan keluarkan di telinga kanan.
Awas jangan dimasukkan ke hati karena ini justru akan membuat anda semakin menderita.

4. Bos pemarah belum tentu karena dia tidak suka dengan anda.
Perhatikan setiap permasalahan yang memicu ketegangan sehingga anda bisa mencari selah dan memberikan solusi terbaik untuk mengatasinya.

5. Jika situasi mulai tidak nyaman sehingga performa kerja anda terganggu coba bicarakan hal ini dengan bos anda dan cari waktu yang tepat memulainya.

Kemukakan permasalahan dan kendala yang membuat anda tidak nyaman bekerja terutama karena sikapnya yang pemarah. Jika anda berani mengemukakan ini tentunya bos yang baik akan melihat anda sebagai individu yang berbeda dan pemberani.

6. Bila tidak menemui titik temu mengenai persoalan yang anda hadapi dengan bos, mintalah untuk dimutasi ke bagian lainnya namun dalam perusahaan yang sama, tentunya setelah membicarakan hal perpindahan ini dengan atasan anda yang lebih tinggi.


7. Jalan terakhir, apabila semua usaha yang anda kerahkan untuk mengatasi sifat pemarah si bos menemui jalan buntu ada baiknya anda mulai mencari-cari peluang kerja di perusahaan lain dan bersiap-siap untuk mengundurkan diri.

Jangan takut karena urusan gaji dan kesejahteraan ada di tangan yang di atas.
Bos pemarah di satu sisi bisa memotivasi anda untuk bekerja lebih teliti dan maksimal sementara di sisi yang lain bisa membuat anda frustasi juga. Sekarang tergantung anda untuk menyikapinya dengan bijak.

(jobloker)

Share on TwitterShare via email
Kategori: Artikel

Facebook comments: